
Aceh Utara — Suasana hangat dan penuh keceriaan terlihat di halaman SD Negeri 10 Sawang, Aceh Utara, Minggu (19/4/2026). Di tengah proses pemulihan pascabanjir, puluhan siswa Islamic Vocational High School (IVHS) Alfata Banda Aceh hadir membawa semangat baru melalui program psikososial untuk anak-anak terdampak banjir.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Year-End Academic Project (YEAP) 2026 yang diinisiasi IVHS Alfata Banda Aceh. Tidak hanya berorientasi pada pembelajaran akademik, program ini juga mengintegrasikan aksi sosial dan pendidikan karakter secara langsung di tengah masyarakat.
Sejak pagi, para siswa terlihat berinteraksi aktif dengan anak-anak SD Negeri 10 Sawang melalui permainan edukatif, sesi motivasi, ice breaking, hingga aktivitas kelompok yang dirancang untuk membantu memulihkan kondisi emosional siswa pascabencana.
Gelak tawa anak-anak perlahan kembali terdengar. Sebagian dari mereka tampak mulai berani bercerita dan berinteraksi setelah sebelumnya mengalami ketegangan akibat banjir yang melanda kawasan tersebut.
Kepala Sekolah IVHS Alfata Banda Aceh, Idham, S.Th., M.Ag., mengatakan bahwa program psikososial ini merupakan bentuk implementasi pembelajaran berbasis pengalaman atau experiential learning yang diterapkan sekolah.
“Tahun ini kami mengembangkan konsep YEAP dengan menggabungkan kunjungan edukatif, pembelajaran sosial, dan aksi pengabdian masyarakat. Siswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga belajar memahami realitas sosial secara langsung,” ujarnya.
Menurut Idham, seluruh konsep kegiatan dirancang dan dilaksanakan langsung oleh siswa dengan pendampingan guru. Pendekatan tersebut dilakukan untuk membangun kepemimpinan, empati, dan kepedulian sosial di kalangan pelajar.
“Kami ingin menghadirkan konsep ‘dari siswa untuk siswa’. Mereka belajar bagaimana hadir dan memberi manfaat bagi sesama, khususnya bagi anak-anak yang sedang berada dalam masa pemulihan,” tambahnya.
Kehadiran rombongan IVHS Alfata mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan masyarakat setempat. Kepala SD Negeri 10 Sawang, Husaimi, S.Pd., mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada para siswanya.
“Kegiatan ini sangat berarti bagi anak-anak kami. Mereka kembali ceria dan merasa diperhatikan. Dukungan psikologis seperti ini sangat dibutuhkan setelah bencana,” katanya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Alfata Aceh Indonesia, Nadia Fajria Alfata, S.Pd., M.Ed., menilai kegiatan sosial semacam ini menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter siswa.
“Nilai empati, kepedulian, dan kebersamaan harus dibangun melalui pengalaman nyata. Melalui kegiatan ini, siswa belajar bahwa pendidikan bukan hanya tentang akademik, tetapi juga tentang kemanusiaan,” tuturnya.
Program psikososial IVHS Alfata Banda Aceh ini diharapkan dapat membantu proses pemulihan emosional anak-anak terdampak banjir di Aceh Utara, sekaligus menumbuhkan kesadaran sosial dan jiwa pengabdian di kalangan generasi muda.
Selain menjadi ruang belajar sosial bagi siswa, kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa dunia pendidikan dapat hadir sebagai bagian dari solusi kemanusiaan di tengah masyarakat.